HABIS LULUS KULIAH,
ngelamar ke beberapa perusahaan. Beberapa minggu kemudian dipanggil perusahaan
untuk tes dan interview, dan pas di sesi interview ditanya sama HR, “Kamu
kapan bisa mulai kerja?”
Pasti seneng banget
ditanya begitu, karena artinya kamu adalah kandidat yang tepat untuk jadi
bagian dari perusahaan. LiNa turut senang kalau kamu diterima kerja, apalagi
kalau kamu apply lewat Jobstreet.
Perasaan gembira setelah
diterima bekerja itu gak terbendung pastinya. Kamu langsung ngabarin mama
papamu, manggil temen kamu untuk traktir makan, dan hal-hal lain yang kamu
lakukan untuk meluapkan perasaan kamu. Tapi saat hari pertama berlangsung,
tidak jarang banyak fresh graduates yang agak kelabakan, clueless,
tidak tahu apa yang menjadi prioritas untuk dikerjakan. Entah karena perasaan
terlalu bahagia, atau nervous karena terbebani dengan
ekspetasi dan tidak ingin mengecewakan perusahaan.
Tips ini mungkin akan
berguna bagi kalian para fresh graduate untuk menghadapi hari
pertama bekerja. Buat hari pertamamu berkesan bagimu dan jangan sampai
malu-maluin ya.
1. Datang lebih awal
Rasa deg-degan di
hari pertama kerja bagi fresh graduate itu pasti. Karena itu
disarankan untuk datang lebih cepat agar kamu bisa mempersiapkan diri dulu.
Kamu bisa persiapkan diri sebelum hari pertama kerja dengan memperkirakan waktu
perjalanan dan mencari rute-rute yang bakal dilewati untuk menuju ke kantormu
agar tidak terlambat.
2. Memperkirakan
pertanyaan dan menyiapkan jawabannya
Pada hari pertama, kamu
akan melakukan tur kecil di kantor, yang artinya kamu akan diperkenalkan oleh
HR ke pegawai-pegawai lain dari berbagai divisi. Bersiaplah! Karena akan ada
beberapa pegawai yang akan menanyakan tentang dirimu, entah itu pertanyaan yang
personal atau umum. Nah, biar kamu tidak kagok saat menjawab
karena tidak siap dengan pertanyaannya, kamu bisa pikirin kira-kira pertanyaan
apa yang bakal ditanyakan ke kamu, misalnya tentang diri sendiri dan
pekerjaanmu. Cara kamu menjawab bisa jadi first impression mereka
terhadap kamu, jadi jawablah dengan percaya diri, tunjukkan pribadimu yang
positif.
3. Murah Senyum
Senyum adalah reaksi
positif. Saat kamu diperkenalkan ke beberapa tim, beri mereka senyuman. Jika
ada rekan kerja melewatimu, coba kasih senyum ke mereka. Dengan senyum, kamu
telah menyebarkan aura positif di kantor.
4. Cari satu orang untuk
jadi temen dekat
Pililah salah satu orang
yang bertugas di departemen yang sama denganmu untuk diajak bicara dengan
intens atau tempat untuk banyak bertanya. Kenapa satu divisi? Karena pekerjaannya
kurang lebih akan sama dengan kerjaan kamu. Kenapa hanya satu orang? Karena
kalau kamu banyak tanya ke banyak orang, informasi yang didapat bisa aja
berbeda-beda, dan itu malah bikin kamu jadi bingung harus ngikutin kata siapa.
Intinya sih cari orang yang cocok sama kamu dan tahu banyak.
5. Dengar dan perhatikan
Kamu akan banyak
mendapat penjelasan mengenai aturan, sistem, budaya, dan lain-lainnya yang
terkait dengan perusahaan. Oleh karena itu, dengarkanlah dan perhatikan
baik-baik agar kamu dapat memahami dengan cepat dan tidak mengajukan banyak
pertanyaan. Tapi kalo kamu memang tidak mampu menangkap banyak hal dengan cepat
dalam waktu singkat, lebih baik bertanya saja ya.
6. Lebih berinisiatif
Sebagai pegawai baru,
apalagi fresh graduate, tentu ada banyak hal yang masih kamu tidak
ketahui terkait dengan job desc kamu atau gimana budaya
perusahaan di tempatmu, atau saat lagi office tour, kamu menemukan
hal yang menarik dan bikin penasaran. Di situasi itulah kamu harus berinisiatif
untuk bertanya kepada rekan kerja. Begitu juga saat berkenalan dengan pegawai
lain. Kamu bisa berinisiatif untuk mengajak mereka berkenalan lebih dulu. Itu
menandakan bahwa kamu adalah orang yang mudah diajak berteman.
Sumber Istimewa
(*SFTN).